LELAH
Entahlah, kukira aku sangat kuat untuk menahan semuanya dan mencoba mengatasinya sendirian. Kukira aku tidak apa dan mencoba menghadapi semuanya dengan tegar dan dengan lapang dada. Tapi ternyata aku tidak sekuat itu. Ingin rasanya dunia berhenti beberapa saat untukku bisa menata kembali hatiku sampai benar-benar pulih. Sayangnya kalimat 'benar-benar pulih' rasanya tidak akan pernah ada di muka bumi ini. Nyatanya saat aku berusaha menata hati, mencoba bangkit dan memulai hal baru, ternyata hal baru yang datang bukannya membantuku menata hati, tapi malah menghancurkannya kembali dan aku susah payah lagi di bawah, menahannya sendiri dan memilih tidak menyalahkan siapa-siapa, mencoba tegar dan lagi lagi menanggungnya sendiri. Aku lagi-lagi bersalah kepada tubuh dan hidupku dengan membebankan seluruh hal ini.
Rasanya ingin menangis, tapi apa aku bisa? Tentu saja tidak! Hahhaha.
Tugas-tugas semakin menumpuk dan aku bahkan tidak bisa memulai, aku tidak bisa tidur tenang karena pikiranku kepada tugas-tugasku. Pekerjaanku banyak, tapi aku tidak bisa meninggalkannya karena aku tidak bisa hidup di sini tanpa bekerja. Aku ingin menyerah, tapi tentu saja aku tidak mau dan tidak mampu untuk menyerah. Aku berdoa, tapi aku kesulitan mengerjakan setiap doa-doa yang kupanjatkan.
Rasanya aku juga bersalah kepada Tuhan yang sudah memberikanku kesempatan untuk pulih, tetapi aku menyia-nyiakannya. Lagi-lagi aku membuktikannya, bahwa aku tidak pernah bisa memilih yang terbaik untuk diriku sendiri. I know what I need and what I want, but I always fail to prioritize my needs over my desires. Entahlah apakah aku yang tidak bertransformasi dari masa ke masa? Aku merasa bahwa aku masih stuck di masalah yang sama. Aku terpuruk dan memilih untuk sendirian dalam keterpurukanku.
Aku mencoba menampilkan hal yang menyenangkan untuk menyenangkan orang-orang di sekitarku ataukah aku berusaha memperoleh pujian dan pengakuan dari orang-orang disekitarku? Aku terlalu lelah memenuhi ekspektasi orang-orang. Aku tidak mau lagi mengejar apa yang menjadi standar sukses bagi orang-orang. Aku harus kembali mengejar dan mengerjakan apa yang membuatku bahagia. Termasuk di sini pada saat ini, aku tidak bisa terpuruk begini, aku harus kembali pada tujuanku. Orang-orang boleh kok Sweet bilang A, B, C, D, dst.... Tapi ingat, kamu itu punya caramu sendiri dalam memandang kehidupan, menghadapi tantangan dan menjalani hidup. Tuhan ga salah kok ngirim kamu ke sini, kenapa bukan orang lain? Karena Tuhan maunya kamu, yang dengan cara hidup begini, cara berpikir begini dan segala yang ada pada kamu untuk berada di sini, di negara yang kata orang Negara Adidaya, nomor 1 di dunia.
STOP Judge yourself, Sweet. Stop trying to fulfill people's expectations, you have your own purpose and your own calling from God. Let them make the expectation, it is not your responsibility! Your one and only responsibility is to God who has sent you here. Come on, accept yourself, Sweet. Love yourself and don't let the Toxic people broke yourself. You have through a lot of problems and challenges in life, they don't know about that, and they don't even care to know about that. So, STOP make yourself tired.
Banyak orang yang masih protes dan memaksa kamu untuk hidup sesuai dengan standar pemikiran mereka, but you can't do it and don't do that! If they can't accept you with all you have in life (your way, your thoughts, your way of life and your weaknesses), then leave it! It means that you can't stay together. Accepting me doesn't mean that I can't improve myself. But it gives me space to learn more and improve myself, my family and my neighborhood through my way. Why do I have to be a people pleasure if God has created me with all of the Unique's things in my life?
So, I just want to thank you, Sweetry. You have done great things in life. You are beautiful the way you are. Don't think too much and finish your responsibility one by one. It is okay to work slower than others, it will not make you later than others. You have many reasons to do that, you want to make sure that everything will be okay, you don't want to be rude. You are a carefull person, you are thinking about all the possibilities, that makes you can reach all of these. You deserve all of this. You are great, how the way you are. Thank you, I love you. Just pray to God for someone who can be a home and accepts you and loves how the way you are. Because no more comfortable home than the home who welcome you, love you, understand you and growing up with you and have respect to each other's way of life.
Comments
Post a Comment